Seminggu yang lalu (10- 14 Oktober 2011) gw fieldtrip untuk pertama kalinya di Inggris Raya ini. Sehari sebelom berangkat dag dig dug gak sabaran pengen liat singkapan” bagus, segar” dan jalan” tentunya. Sebelom berangkat gw nyobain gugling pengen nyari lokasi ekskursi dan sapa tau ada yg nulis pengalaman n share foto singkapan, dan nemu beberapa web yg ngasi foto2 beberapa daerah yg gw kunjungi, dan betul singkapannya sangat lah bagus dan jelas makin tertarik dan ga sabaran lah gw jadinya.
Bekel, baju 1 koper dan bagpack kesayangan pun menemani fieldtrip gw kali ini (terasa aneh biasanya fieldtrip pake kerir sekarang pake koper, yah mo begimana lagi nasib berkata demikian). Kami berangkat naik 3 minivan, dengan perintah disuruh bawa bekel buat lunch selama 2 hari dan sebagai rakyat indonesia yg cinta produk dalam negri, gw bekel 10 indomie dengan maksud masak 2 indomie buat lunch tiap hari.
Fieldtrip ini mengunjungi, Kilve Beach, Watchet, Hartland Quay, Milook dan Bude. Tujuannya melihat lithology (source rock) dan basement untuk Bristol Basin serta struktur yang mempengaruhi basin ini. Dan di akhir fieldtrip kita harus bikin report tentang bukti” yang terlihat di lapangan untuk mendukung sejarah dari deformasi Bristol Basin. Setelah perjalanan selama 4 jam menuju Kilve, gw disambut dengan cuaca berangin yang sangat dingin menggigit (lebay yak? tapi beneran dingin beut!) akhirnya gw pake jas hujan gw yg skalian berfungsi sebagai windbreaker. Di Kilve, mendengarkan sedikit introduction dari Chris Elder (Ketua Prodi S2 Petroleum Geoscience, yg nyupirin salah satu mini van juga, ckck, salud!) ditemani angin yg semakin dingin di pinggiran tebing di pantai. Beberapa saat bercerita ttg batuan yang berumur Jurasic bawah (jadi teringat Buton! dengan batugamping merah putih di umur Trias dan Jura) serta tatanan tektonik dan ternyata kami berdiri di batas sebelah selatan Bristol Basin. Setelah sedikit penjelasan kami pun makan siang (dengan indomie anyep, yg rasanya ga membantu memanaskan tubuh -__-) lalu memulai aktivitas lagi dengan mensketsa, ngitung dip, ngeliatin slicken side, fault plane sambil kadang2 diterangin sedikit untuk memberi gambaran lebih.
Di Kilve gw nginep di sebuah desa bernama Dunster, yang menurut sejarah pernah jadi desa besar karena berperan sebagai pusat pasar bagi desa2 terdekat. Keesokan harinya masih berkutat di Kilve Beach juga, melihat bukti normal dan bukti inversion fault di satu plane, ngitungin displacement relay ramp ( apa itu relay ramp? lihat report yg gw cantumin) deskripsi lithology, liat horst structure dan drag fault serta mendengarkan beberapa konsep fracture, stress dan fluid pressure. Cuaca masih sangat dingin hari itu. Lusa berpindah ke Watchet yang masih berada di komplek tektonik yg sama dan masi didominasi extensional dan inversion fault dengan litologi yang sedikit lebih tua yaitu red mudstone berumur Trias Atas. Secara struktur masih sama dengan Kilve bedanya disini ada regional dextral strike slip yg keliatan dari displacement formasi lempung merah di sebelah barat dan timur pantai.
Kamis dan Jumat pindah ke Hartland area dimana tektonik trend disini berarah N-S bukan E-W seperti di Kilve dan Watchet dengan litologi berumur Devon-Karbon (Resmi ini batuan tertua yg pernah gw sentuh! Di indonesia paling tua cuma Jurassic Rumu di Buton) Di Hartland struktur yang berkembang lebih ke arah lipatan bukan sesar. Lipatan jenis Chevron dengan sudut antar sayap yang sangat tajam dan asimetri yang bagus buat indikator arah gaya. Deskripsi lithology, menghitung sudut lipatan mengingatkan saya akan filit luk ulo di karsam 3 tahun lalu. Dilanjutkan berbagai bukti dari flexural slip (slip yang terbentuk akibat terlipat, dimana detachment layer berada di lapisan yang lebih soft di lithology tersebut, CMIIW).
Dan di Milook, lapisan yang sama dengan Hartland bedanya dimana Hartland memiliki lipatan vertikal di sini lipatan nya horizontal (COOOL!), karena horizontal agak susah ngebedain yang mana yg antiklin dan yg mana yg sinklin oleh karena itu struktur sedimen berguna banget disini untuk tau top dan bottom lapisan. Bude, lokasi di hari terakhir, masi bertemu lipatan yang sama bedanya karena stress nya masi berlaku bahkan ketika lipatan itu sudah mencapai batas terlipatnya, lipatan tadi mulai patah ato terbentuk sesar2. Sesar yg terlihat disini mulai dari fault bend fold, propagation fold pun keliatan serta beberapa “mini” thrust fault.
Seru! Singkapan Bagus ! dan Dingin SANGAT! itu yang paling cocok buat nggambarin fieldtrip gw kali ini. Oyah, baru kali ini selama seminggu gw ga makan nasi, makannya kentang, telor, sosis, daging ham, kacang merah, salad, hahah pokonya british banget dah.. yah walopun porsinya kecil2 kalo tiap makan selalu ada appetizer, main course dan dessert ya gendut juga, sih. hehehe..
Hmm, berhubung gw dah nulis report, sekalian aja gw masukin disini, dan dengan penulis mohon maaf sebesar2nya atas tatanan bahasa inggris yang sangat buruk (bahasa indonesia aja buruk, ahhaha). Oiyah janji2 gw di page2 sebelomnya belom sempet gw tulis, mungkin minggu depan, hehe.. See ya..




















